Jumat, 05 Juni 2009

tugas sim

ABSTRAKSI

SISTEM PENGENDALIAN PROSES

PENGENDALIAN SMALL OFFICE SECARA MOBILE

Dalam proses sebuah usaha dibutuhkan kendali dimana manajer harus memberikan perintah. Dalam kasus ini manajer memberi perintah secara mobile.


Ini merupakan sifat efesiensi dan efektivitas dimana dalam perusahaan yang sedan beroperasi.

Dalam pengendalian small office secara mobile harus memiliki infrastructur yang baik.

DAFTAR ISI

ABSTRAKSI 1

DAFTAR ISI 2

BAB I 3

Latar belakang. 3

Tujuan Sistem Informasi 3

Metode Sistem Informasi 4

Obyek Sistem Informasi 6

BAB II 7

Tinjauan Proses Pengendalian Perusahaan. 7

Pengerian Pengendalian Secara Mobile. 7

BAB II 8

Kesimpulan. 8

Penutupan. 8

DAFTAR PUSTAKA.. 9

BAB I

Latar belakang

Dalam perusahaan tentunya didalamnya terdapat banyak proses, hal ini pun sangat berpengaruh terhadap masalah keuangan, karena banyak sekali membutuhkan tenaga sehingga akan meningkatkan biaya proses perusahaan. Perusahaan tentunya akan menghasilkan produknya menjadi lebih mahal, karena logikanya jika biaya produksi tinggi maka akan dibebankan terhadap biaya produksi, sehingga produk barang yang diproduksi akan menjadi lebih tinggi. Seperti PD. Delco Indonesia, sebuah perusahaan swasta yang bergerak dalam produksi sepatu secara maklon, dalam prosesnya menggunakan banyak sekali tenaga kerja, sehingga perusahaan harus membayar upah kepada karyawanya lebih banyak pula, atau para pengusaha yang memiliki bisnis kecil lebih dari satu, pengusawan tersebut harus menggaji setiap manajernya di perusahaan yang dimilikinya, bahkan setiap manajerpun harus membayar setiap stafnya.

Tujuan Sistem Informasi

Jika perusahaan dapat menekan biaya atau proses produksinya, tentu saja perusahan dapat menjual produknya dengan lebih murah, atau bahkan akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar walau hanya tetap menetapkan harganya sebelum menekan biaya produksinya.

Dengan menggunakan ilmu Sisten Informasi sangat dapat membantu, karena dapat menekan biaya proses produksi.apalagi sudah ada teknologi GPRS, 3G, 3.5G, dan Wifi dalam perangkat ponsel, dan komputer sangat membantu dalam proses berjalanya perusahaan, pada akhirnya perusahaan dapat berjalan dengan biaya operasional yang kecil, dalam kendali, dan juga pengawasannya lebih baik karena dimantau secara langsung lewat pencitraa CCTV yang terhubung dengan PC

Metode Sistem Informasi

Dalam pengendalian perusahaan yang normal, pemilik perusahaan harus memberi perintah dan meminta laporan keuangan kepada penanggung jawab perusahaan, misalnya. Sang pemilik A memiliki 2 jenis usaha dan memberikan tanggung jawabnya kepada orang disetiap perusahaan, misal Perusahaan B oleh Budi dan Perusahaan C oleh Charli. Charli dan budi tentu saja tidak menangani semua proses produksinya sendiri, mere dibantu oleh tenaga kerja lainnya lagi, setelah itu masing-masing stafnya memberikan perintah kepada bagian operasional produksi. Dapat dilihat perusahaan menggunakan cukup banyak tenaga.

dengan Sistem Informasi hal diatas dapat diatasi, dengan menggunakan media ponsel dan sambungan GPRS, 3G, 3.5G, Wifi. namun ponsel pun harus mendukung dari segi sistem operasinya dan mendukungnya fasilitas GPRS, 3G, 3.5 G. WiFi.

Dibutuhkan perangkat dalam menjalankan pengendalai secara mobile, Berikut merupakan peralatan pendukungnya :

· Ponsel (GPRS / 3G / 3.5G / WiFi, Symbian / Java(J2ME) / Palm / WindowsMobile / BlackBerry / FlashLite / Android / IPhone)

· Service Provider (sim card provider)

· Program (dapat diunduh di www.getjar.com)

· CCTV

· Service Internet pada PC

· Service Provider e-mail

· Service Provider web cam personal ( keterangan aplikasi terdapat saat mengunduh aplikasi di www.getjar.com )

Pengendalian proses dimulai dari ponsel yang digenggam oleh pemilik perusahaan, dengan menggunkan fasilitas GPRS/3G/3.5G/Wifi pemilik dapat membrowsing internet, perintah dapat dilakukan dengan 2 cara, cara pertama sangat murah dan mudah dengan memanfaatkan penyedia email dan pemantau web cam personal. Penyedia email merupakan jalur dalam memberikan perintah atau menerima laporan, dan penyedia pemantau web cam sebai alat pemantau operasional secara live.

Cara kedua dengan membuat server pribadi, tanpa harus menggunakn penyedia email atau penyedia pemantau webcam, keuntungannya cara ini adalah lebih aman dibandingkan cara pertama. namun harus menyediakan program sendiri

Obyek Sistem Informasi

Dalam prosesnya perintah untuk menjalankan operasional perusahaan ditransformasikan melalui ponsel dengan saluran GPRS/3G/3.5G/Wifi kejaringan Internet, lalu perintah dihubungkan ke komputer server untuk memilah milah data yang akan selanjutnya dikirimkan langsung ke bagian operasional, dan dalm proses penyampaian laporan, pada setiap bagian operasional akan mengirimkan kembali ke server, dan pemilik dapat melihatnya di server, dan untuk mendapatkan pengawasan pencitraan secara live, pemilik tinggal melihat server yang terhubung dengan web cam di tempat operasional, maupun digudang logistiknya.

Proses dalam sistem pengendalian ini dibagi menjadi 2 proses, proses tersebut dibedakan mennurup ruanglingkup operasionalnya, berikut merupakan ruanglingkupnya :

1. Ruang lingkup perusahaan, ini menggunakan sistem Intranet, dimana hubungan pertukaran informasinya hanya dalam ruang lingkup perusahaan dan memiliki jalur private atau pribadi.

2. Ruang Lingkup perusahaan dengan direktur, ini menggunakan hubungan secara Internet, dikarenakan direktur melakukan proses pengendalian dan pengontrolan dilakukan secara mobile atau tidak selau berada pada titik tetap.

Yang menjadi objek pengendalian adalah bagian :

Ä Gudang, mengatur keluar masuknya barang dan melihat jumlah barang produksi yang tersedia atau dibutuhkan, juga mengontrol keadaan gudang melalui pencitraan secara live atau langsung.

Ä Operasional, mengatur kegiatan produksi, dimana perusahaan harus memproduksi seberapa banyak barang yang harus diproduksi, dan mengontrol proses produksinya melalui pencitraan secara live atau langsung.

Ä Pemasaran, melihat seberapa banyak barang yang akan dijual, dan kemana saja barang akan dijual, juga bagaimana cara pemasarannya.

BAB II

Tinjauan Proses Pengendalian Perusahaan

Dalam perusahaan pengendaliannya dibagi menjadi 2, pertama pengendalian Interen dan yang kedua pengendalian ekstern, ini didasarkan pada pengaruh keuangan perusahaan. Dalam pengendalian Interen proses dilakukan pada saat produksi, dimana pengendalian dilakukan untuk mengatur jumlah yang akan di produksi, persediaan bahan baku, dan pengaturan penekanan biaya produksi, sedangkan pengendalian ekstern adalah pengendalian kualitas, promosi. Pengendalian ekstern hanya melihat kondisi peningkatan atau penurunan konsumen.

Pengerian Pengendalian Secara Mobile

Pengendalian secara mobile dapat diartikan bahwa dalam mengendalikan sesuatu dapat dilakukan dimana saja, disini jelas Sistem Informasi digunakan, karena adanya proses perubahan data input menjadi output berupa informasi. Menyinggung pengendalian secara mobile pasti menggunakan perangkat yang memiliki saluran hubungan, perangkat yang dapat berupa ponsel, komputer, atau gadget yang memiliki sambungan wireles. Pengendalian secara mobile tentu saja dapat mengurangi biaya proses pengendalian. Dan dapat mengatasi jarak. Berikut merupakan contoh – contoh kecil pengendalian proses secara mobile :

· video conference

· commander via eternet

· commander via intranet

· commander via internet

· monitoring office live

BAB III

Kesimpulan

Dapat kita simpulkan bahwa dengan sistem pengendalian yang efisien, perusahaan tentu saja dapat menghemat biaya operasional, juga dapat memantau perusahaaan secara langsung. Namun keamanan dari sistem ini belum terjamin, karena untuk meningkatkan keamanan proses ini, biayanya sangat tinngi

Penutupan

Dalam penyusunan tugas ini, saya sangat merasa belum dapat menyempurnakan tugas ini, namun dengan ide pengendalian perusahaan kecil secara mobile, saya berharap dapat membantu ke efisienan dank e efektivitaskan perusahaan kecil. Mohon maaf atas isi yang belum sempurna, untuk saran dan keririk para pembaca dapat mengirimnya ke ervansetiawan87@gmail.com

DAFTAR PUSTAKA